Category Archives: Serba-Serbi

Euthanasia dan Kematian Bermartabat: Suatu tinjauan Bioetika

Membunuh bisa dilakukan secara legal. Itulah euthanasia, pembuhuhan legal yang sampai kini masih jadi kontroversi. Pembunuhan legal ini pun ada beragam jenisnya.

Secara umum, kematian adalah suatu topik yang sangat ditakuti oleh publik. Hal demikian tidak terjadi di dalam dunia kedokteran atau kesehatan. Dalam konteks kesehatan modern, kematian tidaklah selalu menjadi sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Kematian dapat dilegalisir menjadi sesuatu yang definit dan dapat dipastikan tanggal kejadiannya. Euthanasia memungkinkan hal tersebut terjadi.

Euthanasia adalah tindakan mengakhiri hidup seorang individu secara tidak menyakitkan, ketika tindakan tersebut dapat dikatakan sebagai bantuan untuk meringankan penderitaan dari individu yang akan mengakhiri hidupnya.

Ada empat metode euthanasia:

  • Euthanasia sukarela: ini dilakukan oleh individu yang secara sadar menginginkan kematian.
  • Euthanasia non sukarela: ini terjadi ketika individu tidak mampu untuk menyetujui karena faktor umur, ketidak mampuan fisik dan mental. Sebagai contoh dari kasus ini adalah menghentikan bantuan makanan dan minuman untuk pasien yang berada di dalam keadaan vegetatif (koma).
  • Euthanasia tidak sukarela: ini terjadi ketika pasien yang sedang sekarat dapat ditanyakan persetujuan, namun hal ini tidak dilakukan. Kasus serupa dapat terjadi ketika permintaan untuk melanjutkan perawatan ditolak.
  • Bantuan bunuh diri: ini sering diklasifikasikan sebagai salah satu bentuk euthanasia. Hal ini terjadi ketika seorang individu diberikan informasi dan wacana untuk membunuh dirinya sendiri. Pihak ketiga dapat dilibatkan, namun tidak harus hadir dalam aksi bunuh diri tersebut. Jika dokter terlibat dalam euthanasia tipe ini, biasanya disebut sebagai ‘bunuh diri atas pertolongan dokter’. Di Amerika Serikat, kasus ini pernah dilakukan oleh dr. Jack Kevorkian.

Euthanasia dapat menjadi aktif atau pasif:

  • Euthanasia aktif menjabarkan kasus ketika suatu tindakan dilakukan dengan tujuan untuk menimbulkan kematian. Contoh dari kasus ini adalah memberikan suntik mati. Hal ini ilegal di Britania Raya dan Indonesia.
  • Euthanasia pasif menjabarkan kasus ketika kematian diakibatkan oleh penghentian tindakan medis. Contoh dari kasus ini adalah penghentian pemberian nutrisi, air, dan ventilator.

Ada kasus ketika meningkatkan dosis pengurang rasa sakit, seperti pemberian Morfin, dapat memperpendek umur pasien. Namun pemberian morfin tidak dimaksukan untuk menimbulkan kematian, sehingga dipandang secara moral berbeda. Kasus ini juga dapat dilihat dari perspektif falsafah ‘efek ganda’. Prinsip ini berasal dari filsafat moral Immanuel Kant, yang juga dipopulerkan oleh Gereja Katholik. Falsafah ‘efek ganda’ menekankan bahwa suatu efek tindakan tidak akan bisa diterima secara moral ketika ia terjadi secara sengaja, namun tindakan itu akan diterima jika tidak disengaja.

Argumen Pro Euthanasia

Kelompok pro euthanasia, yang termasuk juga beberapa orang difabel, berkonsentrasi untuk mempopulerkan euthanasia dan bantuan bunuh diri. Mereka menekankan bahwa pengambilan keputusan untuk euthanasia adalah otonomi individu. Jika seseorang memiliki penyakit yang tidak dapat disembuhkan atau berada dalam kesakitan yang tak tertahankan, mereka harus diberikan kehormatan untuk memilih cara dan waktu kematian mereka dengan bantuan yang diperlukan. Mereka mengklaim bahwa perbaikan teknologi kedokteran merupakan cara untuk meningkatkan jumlah pasien yang sekarat tetap hidup. Dalam beberapa kasus, perpanjangan umur ini melawan kehendak mereka.

Mereka yang mengadvokasikan euthanasia non sukarela, seperti Peter Singer, berargumentasi bahwa peradaban manusia berada dalam periode ketika ide tradisional seperti kesucian hidup telah dijungkir balikkan oleh praktek kedokteran baru yang dapat menjaga pasien tetap hidup dengan bantuan instrumen. Dia berargumen bahwa dalam kasus kerusakan otak permanen, ada kehilangan sifat kemanusian pada pasien tersebut, seperti kesadaran, komunikasi, menikmati hidup, dan seterusnya. Mempertahankan hidup pasien dianggap tidak berguna, karena kehidupan seperti ini adalah kehidupan tanpa kualitas atau status moral.

Falsafah Utilitarian Singer menekankan bahwa tidak ada perbedaan moral antara membunuh dan mengizinkan kematian terjadi. Jika konsekuensinya adalah kematian, maka tidak menjadi masalah jika itu dibantu dokter, bahkan lebih disukai jika kematian terjadi dengan cepat dan bebas rasa sakit.

Oposisi terhadap Euthanasia

Banyak argumen anti euthanasia bermula dari proposisi, baik secara religius atau sekuler, bahwa setiap kehidupan manusia memiliki nilai intrinsik dan mengambil hidup seseorang dalam kondisi normal adalah suatu kesalahan. Advokator hak-hak orang difabel menekankan bahwa jika euthanasia dilegalisasi, maka hal ini akan memaksa beberapa orang difabel untuk menggunakannya karena ketiadaan dukungan sosial, kemiskinan, kurangnya perawatan kesehatan, diskriminasi sosial, dan depresi. Orang difabel sering lebih mudah dihasut dengan provokasi euthanasia, dan informed consent akan menjadi formalitas belaka dalam kasus ini. Beberapa orang akan merasa bahwa mereka adalah beban yang harus dihadapi dengan solusi yang jelas. Secara umum, argumen anti euthanasia adalah kita harus mendukung orang untuk hidup, bukan menciptakan struktur yang mengizinkan mereka untuk mati.

sumber:netsains.net

Iklan

Mengenal Pencucian Uang

Pencucian uang didefinisikan sebagai suatu perbuatan menempatkan, mentransfer, membayarkan, membelanjakan, menghibahkan, menyumbangkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, menukarkan, atau perbuatan lainnya atas Harta Kekayaan yang diketahuinya atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana dengan maksud untuk menyembunyikan, atau menyamarkan asal usul harta kekayaan sehingga seolah-olah menjadi harta kekayaan yang sah.

Pencucian uang merupakan suatu upaya untuk menyembunyikan atau menyamarkan uang yang dihasilkan dari suatu aksi kejahatan, seperti prostitusi, perdagangan obat bius, korupsi, penyelundupan, penipuan, pemalsuan, perjudian, dan lain lain.

Uang hasil kejahatan akan dicoba untuk disimpan dalam institusi keuangan (termasuk bank) dan dengan cara tertentu asal usul uang tersebut disamarkan. Untuk selanjutnya, uang tersebut digunakan kembali untuk membiayai aksi kejahatan lainnya, dan mencucinya lagi, demikian seterusnya.

Transaksi Keuangan Mencurigakan 

Di dalam hal pencucian uang, dikenal adanya traksaksi keuangan mencurigakan atau Suspicious transaction Report (STR). Pada dasarnya yang dimaksud dengan istilah “Transaksi Keuangan Mencurigakan” atau STR adalah transaksi yang menyimpang dari kebiasaan atau tidak wajar dan tidak selalu terkait dengan tindak pidana tertentu. Transaksi Keuangan Mencurigakan tidak memiliki ciri-ciri yang baku, karena hal tersebut dipengaruhi oleh variasi dan perkembangan sistem keuangan yang ada.

Meskipun demikian, terdapat ciri-ciri umum dari Transaksi Keuangan Mencurigakan yang dapat dijadikan acuan, sebagai berikut :

  • Tidak sesuai dengan tujuan komersial yang wajar.
  • Menggunakan uang tunai dalam jumlah yang sangat besar dan/atau dilakukan secara berulang-ulang di luar kewajaran.
  • Aktivitas nasabah diluar kebiasaan dan kewajaran.

Berdasarkan Undang-Undang No. 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, Transaksi Keuangan Mencurigakan pada prinsipnya terdiri dari 3 unsur, yaitu :

  • Transaksi yang menyimpang dari profil dan karakteristik serta kebiasaan pola transaksi dari nasabah yang bersangkutan.
  • Transaksi yang patut diduga dilakukan dengan tujuan untuk menghindari pelaporan yang wajib dilakukan oleh Penyedia Jasa Keuangan (PJK).
  • Transaksi keuangan yang dananya diduga berasal dari hasil kejahatan.

Beberapa indikator Transaksi Keuangan Mencurigakan adalah antara lain sebagai berikut :

1.Transaksi Transfer dana 

  • Transfer dana untuk dan dari offshore financial centre yang berisiko tinggi tanpa alasan usaha yang jelas.
  • Penerimaan/pengiriman dana dalam beberapa tahap dengan perbedaan jumlah yang signifikan antara penerimaan yang pertama dengan penerimaan berikutnya.
  • Penerimaan/pembayaran dana dalam kegiatan ekspor impor yang tidak disertai dokumen yang lengkap.
  • Transfer dana dari atau ke negara yang tergolong high risk.
  • Transfer dana dari atau ke pihak yang tergolong high risk.
  • Penerimaan/pembayaran dana dengan menggunakan lebih dari 1 (satu) rekening baik atas nama yang sama atau atas nama yang berbeda.

2.Nasabah membuka rekening hanya untuk jangka pendek saja

  • Off-shore company yang terletak di negara bebas pajak atau negara yang ketat dalam penerapan rahasia bank.
  • Usaha yang berbasiskan uang tunai.
  • Organisasi sosial.
  • Cyber company.

3.Negara/teritorial

Dalam mengidentifikasikan suatu Transaksi Keuangan Mencurigakan, perlu diperhatikan negara pengirim dana, negara penerima dana, dan negara asal nasabah. Hal ini perlu dilakukan karena apabila dana tersebut berasal atau dikirimkan ke negara yang terkenal sebagai produsen narkoba maka dimungkinkan adanya keterkaitan dana tersebut dengan penjualan narkoba.

Negara/teritorial yang perlu mendapat perhatian adalah negara/teritorial yang tergolong berisiko tinggi (high risk country) seperti :

  • Kawasan offshore financial center.
  • Tax heaven countries/teritories.
  • Negara-negara yang dikenal sebagai produsen narkoba.
  • Non-Cooperative Countries and Teritories sesuai dengan penetapan FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering).
Pengaruh Pencucian Uang

Sebagai akibat dari pencucian uang, aksi kejahatan akan meningkat, yang pada akhirnya akan membahayakan keamanan masyarakat sehingga biaya sosial yang dikeluarkan pemerintah untuk memberantas tindak kejahatan juga akan meningkat.

Disamping itu, kegiatan pencucian uang dapat berpengaruh kepada perekonomian, karena ada kemungkinan secara tiba-tiba uang tersebut ditarik dari sistem keuangan Indonesia dalam jumlah besar yang akan berdampak kepada kestabilan nilai rupiah dan suku bunga.

Tindakan Anti Pencucian Uang

Mengingat dampak negatif dari tindakan pencucian uang bisa membahayakan stabilitas negara, maka perlu dilakukan tindakan untuk mencegah terjadinya pencucian uang di Indonesia.

Pemerintah melalui Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) meminta perbankan dan jasa keuangan lainnya untuk melaporkan setiap transaksi yang mencurigakan untuk mengantisipasi tindakan pencucian uang.

Sanksi

Masyarakat wajib mendukung program pemerintah dalam tindakan anti pencucian uang. Pelaku tindakan pencucian uang dapat dikenakan sanksi pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun, serta denda minimal Rp 100 juta dan maksimal Rp 15 miliar.

Sanksi pidana tersebut diberikan kepada:

  • Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan pencucian uang.
  • Setiap orang yang menerima hasil tindakan pencucian uang.
  • Setiap orang yang tidak melaporkan uang tunai dalam bentuk rupiah minimal sebesar Rp 100 juta, atau dalam mata uang asing yang setara, yang dibawa ke dalam atau ke luar wilayah RI.

sumber:http://www.smallcrab.com/


Perjalanan Panjang Pertarungan Alfamart VS Indomaret

Alfamart vs Indomaret

Indofood Group merupakan perusahaan pertama yang menjadi pionir lahirnya mini market di Indonesia pada tahun 1988. Kemudian Hero Supermarket mendirikan Starmart pada tahun 1991. Di susul Alfa Group mendirikan Alfa Minimart pada tahun 1999 yang kemudian berubah menjadi Alfamart. Dalam hitungan tahun, mini market telah menyebar ke berbagai daerah seiring dengan perubahan orientasi konsumen dalam pola berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari. Dulu konsumen hanya mengejar harga murah, sekarang tidak hanya itu saja tetapi kenyamanan berbelanja pun menjadi daya tarik tersendiri.
Bisnis mini market melalui jejaring waralaba alias franchise berkembang biak sampai pelosok kota kecamatan kecil. Tumbuh subur bak jamur di musim hujan. Khususnya mini market dengan brand Indomaret dan Alfamart. Siapa yang tidak kenal Indomaret? Dan siapa yang tidak kenal Alfamart? Anak kecil pun kalau beli permen pasti “nunjuknya” minta ke Indomaret atau ke Alfamart. Kedua merk ini dimiliki oleh group perusahaan raksasa yaitu Indomaret milik PT. Indomarco Prismatama (Indofood Group) dan Alfamart milik perusahaan patungan antara Alfa Group dan PT. HM Sampoerna, Tbk.

Djoko menjual kepemilikannya di jaringan Alfa Supermarket kepada Carefour. Selanjutnya dana hasil transaksi itu digunakan Djoko untuk fokus mengelola minimarket Alfamart dan Alfamidi. Di luar dugaan, pertumbuhan Alfamart luar biasa. Saat ini sudah mencapai lebih dari 2.779 gerai, seperti hendak mengimbangi pertumbuhan jumlah gerai Indomaret – pesaing utamanya – yang juga tumbuh pesat. Sejak dirintis 1988, kini jaringan Indomaret mencapai 3.134 gerai.

Sebenarnya selain Alfamart dan Indomaret masih banyak pemain minimarket lain. Sebut saja Circle K, Starmart, Yomart, AMPM, dan beberapa nama lainnya (termasuk pemain lokal). Namun, yang tampak di mata masyarakat adalah adu kuat antara Alfamart dan Indomaret. Maklum, kedua merek minimarket ini sangat agresif menggarap pasar hingga ke kawasan perumahan. Saking ketatnya bersaing, mereka seperti tak peduli dengan kedekatan lokasi toko. Dalam radius 10 meter, gampang sekali dijumpai toko Alfamart berhadapan dengan Indomaret. Malahan, di beberapa tempat ada satu gerai Indomaret diapit dua Alfamart. Boleh jadi ini jurus Alfamart untuk menekan Indomaret yang rata-rata gerainya lebih luas dibanding Alfamart.

Alfamart . Saat ini sudah mencapai lebih dari 2.779 gerai seperti hendak mengimbangi pertumbuhan jumlah gerai Indomaret- pesaing utamanya yang juga tumbuh pesat.

Indomaret pun tak mau kalah set dari Alfamart. Tak puas dengan 3.134 gerainya, tahun ini Indomaret berencana menambah sekitar 900 gerai lagi. Target itu mengalami kenaikan lebih- kurang 250 gerai dibanding tahun 2008 yang penambahan gerainya berkisar 650 toko. “Kami akan teruskan ke Aceh. Jadi, tahun ini total gerai kami akan menjadi 4.000 an toko. Kami buka di Palembang dan Bali, “ujar Laurensius Tirta Widjaja, Direktur Pemasaran PT Indomarco Prismatama (IP), pengelola jaringan minimarket Indomaret. Saat ini gerai Indomaret di Bali mencapai 50 toko dan di Medan 42 toko. Lauren mengklaim pihaknya adalah pionir di kedua wilayah itu.

Alfamart bertekad meningkatkan porsi waralabanya dari 23 % menjadi 30 %, sehingga member peluang lebih besar pada investor untuk membesarkan Alfamart hingga ke pelosok.

Dalam hal penentuan lokasi gerai Indomaret, metodenya relative fleksibel. Di Jakarta misalnya, diplot dulu daerah utara, selatan, barat dan timur. Kemudian dipilah lagi per kecamatan dan kabupaten. Nah, di tiap kecamatan dibuka kesempatan pembukaan dua-tiga toko. Bila dalam perkembangannya kinerja gerai-gerai itu bagus, akan ditambah lagi kesempatan pembukaan gerai lainnya. Kendati begitu, manajemen IP tidak asal buka saja, tapi bernegosiasi dulu dengan pemilik waralaba Indomaret yang lama di daerah itu, akankah layak atau tidak apabila ditambah gerai baru lagi.

Lauren menambahkan sekarang banyak gerai Indomaret yang jaraknya sangat dekat dengan pesaing terdekatnya. “Tapi, bukan kami sesumbar lho. Toko kami tidak bisa head to head dengan satu toko. Sebab mind set orang, Indomaret sudah besar, sehingga tidak bisa satu-satu. Akibatnya, kompetitor membuka dua-tiga toko untuk bersaing dengan satu toko kami,“ ungkapnya. “Kalau kami ikut membalas dengan membuka banyak gerai, itu kan namanya kanibalisme dan tidak efisien. Kami harus lebih smart dalam hal itu. Apalagi ini bisnis waralaba. Jadi kami punya perhitungan skala ekonominya,“ Lauren menjelaskan.

Meningkatkan pola kerja sama waralaba adalah strategi lain yang dilancarkan minimarket untuk ekspansi. Dalam hal ini Alfamart bertekad meningkatkan porsi waralabanya dari 23% menjadi 30%, sehingga memberi peluang lebih besar pada investor untuk membesarkan Alfamart hingga ke pelosok. Adapun Indomaret mengaku hendak meningkatkan inovasi produknya. Salah satunya kini dikembangkan dalah meluncurkan kartu multifungsi. Smart card ini tidak hanya berfungsi untuk belanja, tapi juga untuk membayar tagihan telepon, listrik, cicilan motor dan mobil. Sekadar mengingatkan, saat ini jaringan Indomaret yang menggunakan system waralaba berjumlah 1.300 gerai. Dengan nilai investasi Rp. 250-300 Juta pergerai, Lauren menilai, bisnis waralaba ini tidak main-main. Investor dan manajemen IP sendiri mengaku serius mengelolanya, sehingga tingkat kegagalan sebagaimana diklaim Lauren 5%.

Perkembangan yang menarik juga bisa dilihat dari sisi merek produk yang dijajakan. Rupanya tak hanya hypermarket yang jeli membuat private label. Pengelola Jaringan minimarket pun mengembangkan private label untuk menambah portofolio produknya dengan harga miring dibanding produk serupa dari merek-merek terkenal. “kami juga punya produk dengan merek sendiri, tapi angkanya masih terbilang kecil. Yaitu sekitar 4 % dari total stock keeping unit yang jumlahya mencapai 5 ribu item,“ ujar Heryanto.

Di luar bisnis utamanya, kalangan minimarket juga cukup kreatif mengoptimalkan sumber pendapatan lainnya. Alfamart yang omset tiap gerainya diklaim Henryanto rata-rata mencapai Rp 8,5 juta/hari mendapat gross margin kurang-lebih 12%. Ada revenue tambahan Alfamart dari penyewaan gondola, lapak di teras depan toko, dan listing fee. Sayangnya, petinggi perusahaan ritel yang Januari 2009 lalu go public itu enggan membeberkan berapa nilai nominal income tambahannya.

Strategi serupa pun ditempuh Indomaret dengan menyewakan gondola atau lapaknya ke mitra bisnis. “Untuk listing fee, masih kami patok di bawah Rp.10 juta per item produk. “ ujar Lauren seraya mengklaim rata-rata omset gerai Indomaret (yang biasanya dikelola 8-10 karyawan)per hari mencapai Rp.9-10 juta.

Ke depan, kalangan pelaku bisnis minimarket tampaknya bertekad melipatgandakan bisnisnya, Indomaret misalnya ingin menjadi one stop shopping & service. “nanti kami juga akan mengembangkan konsep pengiriman uang person to person dengan memanfaatkan jaringan toko Indomaret,“ kata Lauren menyebut salah satu contoh program masa depan.

Ya, sebagaimana diungkapkan Djoko Susanto, bisnis minimarket itu bisnis marathon. Tidak bisa sebuah perusahaan pengelola jaringan minimarket merasa cukup dengan 100-200 toko, lalu menganggapnya sudah untung.” Modal akan terus digulirkan untuk ekspansi,” kata founder Alfamart itu.

sumber : http://awanragil.multiply.com


Ditemukan: Rumus Jitu untuk Penumpang Pesawat

Sering kita calon penumpang pesawat bertanya, kapan sebaiknya kita booking tiket pesawat supaya mendapat nilai diskon terbesar dengan risiko batal paling minimal? Kapan sebaiknya jadwal terbang agar dapat harga tiket termurah?

Berbagai layanan online booking banyak ditawarkan di internet. Tetapi kita sebagai calon penumpang pesawat tetap diliputi keraguan. Harga tiket berfluktuasi tak menentu. Kapan saya sebaiknya booking? Akhirnya, ditemukan rumus jitu terbang dengan harga tiket termurah bagi calon penumpang pesawat. Penemunya adalah dua ekonom kondang: Prof.Makoto Watanabe dan Prof. Marc Möller dariDepartment of Economics (Universidad Carlos III de Madrid, Spanyol). Studi mereka telah dipublikasi di jurnal “The Economic Journal”.

Rumus itu jika ditulis sesuai ilmu ekonomi akan tampak demikian:


Jika diterjemahkan dalam bahasa dan teks sehari-hari, rumus itu bunyinya begini:

Waktu booking paling jitu adalah 8 (delapan) minggu sebelum jadwal terbang. Saat penerbangan dianjurkan antara pk 14.00 sampai menjelang senja.

Agar penumpang pesawat tidak terimbas risiko kehabisan tiket atau pesan mendekati jadwal penerbangan, maspakai penerbangan menawarkan diskon untuk booking lebih awal. Semakin dekat jadwal terbang, besar kemungkinan harga tiket juga ikut melambung.
Rata-rata harga tiket lebih murah pada sore hari menjelang senja ketimbang waktu lainnya. Ini berdasarkan asumsi maskapai: pebisnis siap membayar harga lebih mahal saat jadwal terbang sesuai waktu kerja mereka, yaitu dari pagi sampai siang hari. Oleh sebab itu perencanaan penerbangan secara kelompok hampir dipastikan jadwal terbang mereka antara siang (setelah pukul 14.00) sampai menjelang senja. Ituilah saat harga tiket lebih murah.
BERBAGAI FAKTA MENGENAI PENERBANGAN

PENERBANGAN ADALAH SARANA TRANSPORTASI TERAMAN
Setiap tahun di seluruh dunia ada sekitar 2 miliar manusia yang wira-wiri terbang menggunakan pesawat. Rata-rata terjadi kecelakaan pesawat yang menyebabkan 500 korban meninggal setiap tahunnya di seluruh muka bumi. Bandingkan dengan jumlah 20.188 orang korban tewas akibat lalin jalan di Indonesia tahun 2008. Di Jerman tahun 2009 sejumlah 4.160 orang meninggal dalam kecelakaan di jalan. Dengan demikian, secara statistik korban tewas di dunia penerbangan menjadikan dia ini paling aman.
MASKAPAI TERAMAN DI DUNIA
Adalah Qantas, maskapai terbesar Australia, yang paling aman di dunia. Tidak ada satu pun kecelakaan pesawat Qantas yang sampai membuat korban meninggal. Satu-satunya kecelakaan terdahsyat Qantas terjadi waktu Perang Dunia ke-2, saat sebuah pesawat komersial Qantas ditembak Jepang. Itu pun hanya mengakibatkan beberapa penumpang terluka, tidak ada yang meninggal.
AIRPORT TERSULIT DI DUNIA
Sebelum penutupannya tanggal 6 Juli 1998, Kai Tak, bandara internasional Hongkong merupakan airport yang paling sulit didarati pesawat dan bandara yang paling sering terjadi kecelakaan pesawat. Pengganti bandara Kai Tak adalah Chek Lap Kok, 30 km dari pusat kota Hongkong. Kini bandara paling sulit didarati dan take-off pesawat adalah Tenzing-Hillary-Airport (dulu namanya Lukla Airport) di Nepal, sekitar 30 menit penerbangan dari Kathmandu.
Panjang landasan hanya 500 meter dengan kemiringan 12 derajat dan hanya bisa didarati atau diterbani pesawat satu arah saja di satu-satunya landasan pendek. Ujung landasan berakhir tepat di tepi jurang dengan kedalaman 600 meter. Ujung satunya merupakan sisi gunung yang menjulang tinggi. Jika Anda gemar uji nyali dan berpetualang di pegunungan Himalaya, maka bandara ini satu-satunya tempat yang tepat bagi Anda. Naik pesawat dan mendarat di sini sebelum meneruskan perjalanan ke puncak Mt.Everest. Tidak ada bandara lain di seluruh dunia yang lebih berbahaya.
KECELAKAAN PESAWAT TERDAHSYAT
Terjadi pada tanggal 27 Maret 1977 di Bandara Los Rodeos sebelah utara Teneriffa (Spanyol) ketika sebuah Jumbo-Jet KLM (maskapai Belanda) menabrak sebuah Jumbo-Jet PanAm (Pan American World Airways, maskapai AS). Kedua pesawat sama-sama jenis Boeing-747 itu sarat penumpang, yaitu total 614 penumpang dan 30 orang kru. Pada kecelakaan itu seluruh penumpang dan kru KLM tewas. Hanya 61 penumpang dan kru dari PanAm yang selamat. Total korban tewas dari kedua pesawat: 583 penumpang. Kecelakaan pesawat di Teneriffa tersebut sampai hari ini merupakan tragedi kecelakaan pesawat dengan korban terbanyak, yang bukan disebabkan terorisme.
Semua pihak, kedua pilot dan pengawas bandara, sama-sama membuat kesalahan. Kulmunasi kesalahan (yang aneh dan diliputi misteri) itu berbuah petaka. Penyebab utama adalah kabut super tebal yang turun dari pegunungan menyelimuti landasan tepat pada saat kejadian. Seandainya saja kabut tersebut turun 1 menit lebih lambat, dapat dipastikan tidak bakal terjadi kecelakaan. Sebab kedua kapten pesawat adalah pilot ulung sarat pengalaman penerbangan.

Hallo Dunia

Hai….Hai…Hai… perkenalkan, nama saya chorolaut. Selamat datang di blog saya….. 🙂


Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


%d blogger menyukai ini: