Ditemukan: Rumus Jitu untuk Penumpang Pesawat

Sering kita calon penumpang pesawat bertanya, kapan sebaiknya kita booking tiket pesawat supaya mendapat nilai diskon terbesar dengan risiko batal paling minimal? Kapan sebaiknya jadwal terbang agar dapat harga tiket termurah?

Berbagai layanan online booking banyak ditawarkan di internet. Tetapi kita sebagai calon penumpang pesawat tetap diliputi keraguan. Harga tiket berfluktuasi tak menentu. Kapan saya sebaiknya booking? Akhirnya, ditemukan rumus jitu terbang dengan harga tiket termurah bagi calon penumpang pesawat. Penemunya adalah dua ekonom kondang: Prof.Makoto Watanabe dan Prof. Marc Möller dariDepartment of Economics (Universidad Carlos III de Madrid, Spanyol). Studi mereka telah dipublikasi di jurnal “The Economic Journal”.

Rumus itu jika ditulis sesuai ilmu ekonomi akan tampak demikian:


Jika diterjemahkan dalam bahasa dan teks sehari-hari, rumus itu bunyinya begini:

Waktu booking paling jitu adalah 8 (delapan) minggu sebelum jadwal terbang. Saat penerbangan dianjurkan antara pk 14.00 sampai menjelang senja.

Agar penumpang pesawat tidak terimbas risiko kehabisan tiket atau pesan mendekati jadwal penerbangan, maspakai penerbangan menawarkan diskon untuk booking lebih awal. Semakin dekat jadwal terbang, besar kemungkinan harga tiket juga ikut melambung.
Rata-rata harga tiket lebih murah pada sore hari menjelang senja ketimbang waktu lainnya. Ini berdasarkan asumsi maskapai: pebisnis siap membayar harga lebih mahal saat jadwal terbang sesuai waktu kerja mereka, yaitu dari pagi sampai siang hari. Oleh sebab itu perencanaan penerbangan secara kelompok hampir dipastikan jadwal terbang mereka antara siang (setelah pukul 14.00) sampai menjelang senja. Ituilah saat harga tiket lebih murah.
BERBAGAI FAKTA MENGENAI PENERBANGAN

PENERBANGAN ADALAH SARANA TRANSPORTASI TERAMAN
Setiap tahun di seluruh dunia ada sekitar 2 miliar manusia yang wira-wiri terbang menggunakan pesawat. Rata-rata terjadi kecelakaan pesawat yang menyebabkan 500 korban meninggal setiap tahunnya di seluruh muka bumi. Bandingkan dengan jumlah 20.188 orang korban tewas akibat lalin jalan di Indonesia tahun 2008. Di Jerman tahun 2009 sejumlah 4.160 orang meninggal dalam kecelakaan di jalan. Dengan demikian, secara statistik korban tewas di dunia penerbangan menjadikan dia ini paling aman.
MASKAPAI TERAMAN DI DUNIA
Adalah Qantas, maskapai terbesar Australia, yang paling aman di dunia. Tidak ada satu pun kecelakaan pesawat Qantas yang sampai membuat korban meninggal. Satu-satunya kecelakaan terdahsyat Qantas terjadi waktu Perang Dunia ke-2, saat sebuah pesawat komersial Qantas ditembak Jepang. Itu pun hanya mengakibatkan beberapa penumpang terluka, tidak ada yang meninggal.
AIRPORT TERSULIT DI DUNIA
Sebelum penutupannya tanggal 6 Juli 1998, Kai Tak, bandara internasional Hongkong merupakan airport yang paling sulit didarati pesawat dan bandara yang paling sering terjadi kecelakaan pesawat. Pengganti bandara Kai Tak adalah Chek Lap Kok, 30 km dari pusat kota Hongkong. Kini bandara paling sulit didarati dan take-off pesawat adalah Tenzing-Hillary-Airport (dulu namanya Lukla Airport) di Nepal, sekitar 30 menit penerbangan dari Kathmandu.
Panjang landasan hanya 500 meter dengan kemiringan 12 derajat dan hanya bisa didarati atau diterbani pesawat satu arah saja di satu-satunya landasan pendek. Ujung landasan berakhir tepat di tepi jurang dengan kedalaman 600 meter. Ujung satunya merupakan sisi gunung yang menjulang tinggi. Jika Anda gemar uji nyali dan berpetualang di pegunungan Himalaya, maka bandara ini satu-satunya tempat yang tepat bagi Anda. Naik pesawat dan mendarat di sini sebelum meneruskan perjalanan ke puncak Mt.Everest. Tidak ada bandara lain di seluruh dunia yang lebih berbahaya.
KECELAKAAN PESAWAT TERDAHSYAT
Terjadi pada tanggal 27 Maret 1977 di Bandara Los Rodeos sebelah utara Teneriffa (Spanyol) ketika sebuah Jumbo-Jet KLM (maskapai Belanda) menabrak sebuah Jumbo-Jet PanAm (Pan American World Airways, maskapai AS). Kedua pesawat sama-sama jenis Boeing-747 itu sarat penumpang, yaitu total 614 penumpang dan 30 orang kru. Pada kecelakaan itu seluruh penumpang dan kru KLM tewas. Hanya 61 penumpang dan kru dari PanAm yang selamat. Total korban tewas dari kedua pesawat: 583 penumpang. Kecelakaan pesawat di Teneriffa tersebut sampai hari ini merupakan tragedi kecelakaan pesawat dengan korban terbanyak, yang bukan disebabkan terorisme.
Semua pihak, kedua pilot dan pengawas bandara, sama-sama membuat kesalahan. Kulmunasi kesalahan (yang aneh dan diliputi misteri) itu berbuah petaka. Penyebab utama adalah kabut super tebal yang turun dari pegunungan menyelimuti landasan tepat pada saat kejadian. Seandainya saja kabut tersebut turun 1 menit lebih lambat, dapat dipastikan tidak bakal terjadi kecelakaan. Sebab kedua kapten pesawat adalah pilot ulung sarat pengalaman penerbangan.

About chorolaut


2 responses to “Ditemukan: Rumus Jitu untuk Penumpang Pesawat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: